21 Tips Agar ASI Banyak dan Lancar

21 Tips Agar ASI Banyak dan Lancar

Cara Memperbanyak ASI : Saat masuk dalam masa menyusui, banyak kaum wanita yang merasa kesulitan untuk menghasilkan ASI yang berkualitas. Sebagai akibatnya, pertumbuhan sang buah hati tidak berlangsung lancar dan oleh karenanya ibu menyusui yang bersangkutan perlu menemukan cara efektif untuk memompa pengeluaran ASI yang dimiliki. Berikut adalah beberapa tips yang bisa dicoba untuk diterapkan agar pengeluaran ASI berjalan lancar.

1. Pijat payudara


Metode pertama yang dianggap paling ampuh untuk menstimulasi pengeluaran ASI adalah dengan melakukan pemijatan pada area payudara. Bunda bisa melakukan pemijatan secara teratur setidaknya selama 5 menit dengan pemusatan pijatan di area areola.

2. Merangsang puting


Bunda bisa merangsang puting untuk terus mengeluarkan ASI dengan membiarkan bayi menyusu terus menerus. Hal ini umumnya bisa dilakukan di bulan-bulan pertama masa menyusui.

3. Memijat bagian atas punggung

Ketika Bunda ingin ASI yang dikeluarkan lancar dan berjumlah banyak, pastikan ada bantuan suami untuk membantu memijat bagian atas punggung. Selain membantu melancarkan aliran darah, pijatan di area ini akan membantu merelaksasi saraf yang berhubungan dengan areola payudara.

4. Atur waktu menyusui setiap 2 jam


Pada masa awal menyusui, pastikan Bunda menyusun waktu menyusui setidaknya setiap 2 jam. Selain kebutuhan ASI untuk sang buah hati terpenuhi dengan baik, kebiasaan ini akan membantu hormon prolaktin menstimulasi pengeluaran ASI lebih cepat.

5. Menggunakan dua payudara untuk menyusui secara bergantian


Ketika Bunda ingin ASI keluar dalam jumlah banyak dan lancar, usahakan untuk menyusui dari kedua payudara secara bergantian. Hal ini akan membantu upaya stimulasi ASI di kedua bagian payudara secara lebih seimbang. Metode ini juga menghindarkan resiko nyeri pada payudara setelah proses menyusui.

6. Melihat posisi bayi saat disusui

Ketika Bunda menyusui sang buah hati, pastikan posisi menyusui benar. Ketika posisi menyusui benar, bayi bisa menghisap ASI dengan lebih banyak dan terhindar dari risiko tersedak atau resiko lainnya. Salah satu posisi yang umum digunakan untuk menyusui adalah posisi berbaring 450 yang memungkinkan bayi menghisap maksimal ASI dari puting sambil sang ibu beristirahat.

7. Meminimalkan stres psikis


Ketika Bunda ingin memberikan ASI eksklusif pada sang buah hati, minimalkan stres yang akan mengurangi hasil ASI dan menyebabkan perkembangan tubuh sang buah hati terhambat. Untuk bisa mengatasi stres, Bunda bisa melakukan beragam kegiatan yang menyenangkan bersama pasangan, seperti berkebun, travelling bersama, atau menceritakan masalah yang dialami pada keluarga dekat.

8. Meningkatkan konsumsi air putih


Air putih berfungsi sebagai penyeimbang cairan tubuh. Pada saat masuk dalam masa menyusui, pastikan Bunda mengonsumsi air putih dalam kadar cukup. Bunda bisa mengonsumsi 8 gelas air putih yang dikombinasikan dengan konsumsi jus buah atau air madu untuk meningkatkan ketahanan tubuh.

9. Meningkatkan konsumsi makanan bergizi

Agar ASI yang diberikan pada sang buah hati menjamin kesehatan dan tumbuh kembangnya, pastikan bahwa asupan nutrisi yang dikonsumsi per hari adalah nutrisi yang bergizi. Bunda bisa mencari menu protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral yang aman untuk konsumsi jangka panjang. Saat proses pengolahan makanan, akan lebih baik jika Bunda juga memperhatikan sistem pengolahannya agar tidak ada bahan aditif berbahaya yang masuk kedalam tubuh dan mempengaruhi kualitas ASI.

10. Hindari dan Hentikan Jika suka konsumsi rokok dan alkohol

Jika Bunda awalnya adalah seorang wanita yang mengonsumsi rokok dan alkohol, akan lebih baik jika Bunda menghentikan kebiasaan tersebut saat menyusui. Hal tersebut karena senyawa kimia yang ada pada rokok dan alkohol akan mempengaruhi kualitas ASI dan menyebabkan pertumbuhan organ bayi terhambat.

11. Mengompres payudara sebelum menyusui kembali dengan air hangat

Ketika Bunda ingin menjaga kualitas ASI yang diberikan pada sang buah hati, salah satu cara yang bisa dicoba adalah mengompres bagian payudara dengan air hangat. Metode ini akan membantu merelaksasi otot yang ada di sekitar areola dan merangsang pengeluaran ASI oleh hormon prolaktin.

12. Mandi air hangat

Ketika tubuh terasa lelah setelah seharian beraktivitas, salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk merelaksasi tubuh dan merangsang pengeluaran ASI adalah dengan mandi air hangat.

13. Konsumsi minuman hangat

Saat Bunda ingin menghasilkan ASI yang sehat dan banyak, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengonsumsi minuman hangat, seperti coklat, air madu, atau teh. Konsumsi minuman hangat akan membantu merelaksasi otot dan saraf yang mengalami penegangan. Dengan demikian, produksi ASI bisa ditingkatkan dengan baik.

14. Meningkatkan kontak batin dengan sang buah hati

Ketika masuk dalam tahap menyusui, Bunda harus bisa menjalin kedekatan batin dengan sang buah hati. Ada beragam metode yang bisa dilakukan termasuk salah satunya adalah selalu mendekap bayi saat tidur. Dengan kedekatan psikologis yang terjalin, secara tidak langsung tubuh ibu menyusui akan termotivasi untuk mengeluarkan ASI dalam jumlah banyak.

15. Melakukan hypnobreastfeeding

Metode hynobreastfeeding berhubungan dengan sugesti positif yang diberikan pada diri sendiri bahwa Bunda bisa memberikan ASI yang berkualitas pada sang buah hati. Metode ini dilakukan dengan menyugesti diri sendiri bahwa Bunda sedang mengeluarkan ASI dalam jumlah banyak, motivasi yang muncul akan membuat Bunda menempuh upaya positif demi memenuhi kebutuhan ASI sang buah hati.

16. Menenangkan diri

Pada saat tubuh Bunda merasa nyaman dan tenang, ada pengeluaran hormon serotonin yang secara tidak langsung akan membantu stimulasi hormon prolaktin. Hormon prolaktin akan merangsang pengeluaran ASI yang menyehatkan bagi sang buah hati.

17. Konsultasi ahli kesehatan / Konsultan Laktasi

Sampai saat ini, ada beberapa tipe wanita yang hanya mampu mengeluarkan sedikit ASI meskipun sudah mengonsumsi makanan bergizi untuk menstimulasi pengeluaran ASI. Jika Bunda termasuk salah satunya, akan lebih baik jika mengonsultasikannya pada ahli kesehatan dan menemukan cara medis yang aman untuk mengatasinya.

18. Melakukan pendekatan fisik dengan sang buah hati

Secara tidak langsung, Bunda akan menghasilkan ASI dalam jumlah cukup apabila Bunda mampu menjalin kedekatan psikologis dan fisik dengan sang buah hati. Bunda bisa merangsang pengeluaran ASI dengan memeluk atau bercanda dengan sang buah hati. Perasaan senang yang muncul akan membantu Bunda menstimulasi pengeluaran hormon prolaktin dan ASI yang berkualitas.

19. Olahraga teratur

Pada praktiknya, ibu menyusui tetap harus berolahraga untuk menjaga metabolisme tubuhnya. Namun demikian, olahraga yang dilakukan bukan olahraga yang sangat menguras stamina melainkan untuk relaksasi otot. Bunda bisa melakukan olahraga seperti berenang atau yoga untuk menenangkan otot dan menstimulasi saraf di area puting payudara.

20. Istirahat cukup

Pada saat Bunda ingin memberikan ASI yang berkualitas untuk tumbuh kembang sang buah hati, pastikan untuk memiliki waktu istirahat yang cukup setiap harinya. Hal tersebut karena tubuh Bunda juga membutuhkan energi untuk memproduksi ASI.

21. Minum Madu Pelancar AI UMI

MADU ASI UMI Adalah : Madu yang di formulasikan untuk dikonsumsi oleh Ibu selama masa menyusui  sebagai Nutrisi ASI yang dibutuhkan oleh bayi agar ASI  keluar banyak dan lancar serta menjadikan ASI lebih berkualitas meskipun Ibu sedang Bekerja & Berpuasa

MADU ASI UMI  ini membantu meningkatkan hormon prolaktin dan oksitosin bunda sehingga produksi asi bisa lancarrrr dan cukup untuk baby tercinta. Selain itu, kandungan MADU ASI UMI ampuh menjadikan ASI bunda SEMAKIN BERNUTRISI . info lengkap madu ini bisa Klik https://MaduASI.com