15 Tanda Bayi Sudah Cukup Minum ASI

15 Tanda Bayi Sudah Cukup Minum ASI


Mampu memberikan ASI eksklusif hingga usia bayi enam bulan pasti merupakan ​kebanggaan tersendiri bagi seorang ibu. Jika Bunda termasuk orang yang ingin selalu memantau perkembangan sang buah hati saat diberi ASI, berikut adalah tanda-tanda bayi yang cukup minum ASI.

1. Bayi buang air kecil dan buang air besar teratur

Ketika bayi mendapatkan asupan ASI yang cukup, tubuh bayi akan mendapatkan nutrisi yang cukup untuk perkembangan organ tubuhnya. Dengan demikian, proses metabolisme tubuh akan berlangsung lebih teratur dan sistem BAB maupun BAK yang dialami tidak terganggu.

2. Kenaikan berat badan yang cukup signifikan

Saat bayi Bunda mendapatkan asupan ASI yang cukup, ada kenaikan berat badan yang akan terukur secara signifikan. Umumnya bayi yang sehat akan mengalami kenaikan berat badan mulai 600 hingga 800 gram per minggu dan saat berat badan bayi mencukupi, perkembangan organ tubuh penting akan berlangsung lancar.

3. Ada bunyi khusus dari bayi yang merasa kenyang

Bayi yang mampu menghisap dan menelan ASI dengan baik akan mengeluarkan bunyi lirih yang menunjukkan ASI terminum dengan baik. Berbeda ketika bayi hanya diam saja dan air ASI sering tumpah, ada kemungkinan posisi bayi saat menyerap ASI tidak benar. Untuk itu, pada saat menyusui akan lebih baik jika Bunda melihat posisi bayi dan memosisikannya dengan nyaman agar semakin banyak ASI yang masuk ke dalam tubuh.

4. Warna urin bayi pucat atau bening

Ketika tubuh bayi tidak kekurangan cairan, warna urin bayi akan berwarna pucat atau bening. Hal tersebut juga menandakan sistem ekskresi di dalam tubuhnya berjalan baik. Kondisi yang perlu diwaspadai adalah ketika urin yang dikeluarkan bayi berwarna gelap atau keruh. Hal tersebut secara tidak langsung menandakan bayi kekurangan cairan dan harus segera diseimbangkan dengan pemberian ASI yang cukup.

5. Mulut dan mata bayi terlihat segar

Ketika mulut bayi banyak menghisap ASI dari puting susu ibunya, mulut dan mata bayi akan terlihat segar. Mulut bayi yang bersangkutan akan terlihat lembab dan matanya akan terlihat memiliki fokus yang sangat tinggi. Dengan begitu, interaksi yang terjalin dengan sang ibu akan berlangsung lebih intens.

6. Tidak rewel dan aktif

Saat bayi merasa kenyang setelah diberi ASI dalam kadar cukup, bayi tersebut tidak akan mudah rewel dan cepat menunjukkan keaktifannya. Tingkat keaktifan bayi memang berbeda, namun secara umum bayi yang mendapatkan ASI cukup akan lebih cepat merespons perkataan atau perbuatan dari kedua orang tuanya.

7. Bayi akan terlihat riang

Saat Anda memiliki bayi yang sudah kenyang dengan ASI, bayi tersebut akan menunjukkan reaksi yang menyenangkan. Bayi Bunda akan mudah tertawa dan selalu terlihat riang. Dengan begitu, Bunda tidak akan kerepotan selama menjaganya sambil beraktivitas.

8. Sang ibu tidak merasa sakit saat menyusui

Ketika ASI yang tertampung di kedua payudara ibu dikosongkan, sang ibu tidak akan merasakan sakit setelah menyusui. Hal ini karena otot puting payudara akan mengalami relaksasi sebelum pengisian ulang ASI melalui stimulasi kelenjar prolaktin. Melihat bayi yang cukup mendapatkan ASI juga akan memberi dampak positif bagi sang ibu karena dirinya akan terhindar dari resiko stres yang berlebihan.

9. Puting susu menjadi lebih panjang

Saat bayi Bunda merasa puas menghisap ASI yang diberikan, posisi puting susu akan kembali seperti semula atau berukuran lebih panjang. Hal ini karena puting susu akan menyesuaikan kekuatan isapan yang dilakukan oleh sang buah hati. Meskipun puting Bunda berukuran lebih panjang saat menyusui, jangan khawatir karena ukuran puting akan kembali segera seperti semula saat proses menyusui sudah selesai.

10. Bayi mulai paham jeda waktu untuk menghisap ASI kembali

Ketika bayi sudah merasa cukup dan kenyang saat menghisap ASI, bayi yang bersangkutan akan mulai memiliki waktu jeda yang memungkinkan sang ibu kembali menstimulasi produksi ASI di kedua payudaranya. Saat menyusui, Bunda juga tidak perlu memaksa bayi untuk menyudahi waktu konsumsi ASI karena saat bayi sudah merasa kenyang, bayi Bunda akan langsung melepaskan isapan dari area puting.

11. Warna kulit bayi lebih cerah dan kulitnya kencang

Selain mengandung antioksidan alami, ASI juga mengandung vitamin dan mineral yang akan membuat warna kulit bayi terlihat lebih cerah dan sehat. Tidak hanya itu, kulit bayi akan terlihat lebih elastis dan kenyal. Dengan demikian, sang buah hati akan selalu terlihat sebagai bayi yang sehat dan terawat.

12. Bayi akan langsung tertidur

Saat kenyang dengan asupan ASI, ada beberapa bayi yang akan langsung tertidur karena stimulasi hormon yang menenangkan sarafnya. Dengan stimulasi hormon tersebut, bayi juga tidak akan mudah rewel. Ketika asupan ASI cukup, waktu tidur bayi akan menjadi lebih teratur.

13. Melakukan gumoh


Ketika Bunda memberikan ASI dalam kadar yang lebih dari cukup untuk sang buah hati, jangan langsung panik saat bayi Bunda mengeluarkan sedikit cairan ASI yang diminumnya. Peristiwa muntahan ASI yang sering dikenal dengan istilah gumoh ini merupakan pertanda bahwa bayi Bunda benar-benar rmerasa cukup dengan ASI yang dihisapnya dan memerlukan waktu untuk kembali menghisap ASI demi metabolisme sel dan kesehatan sistem pencernaannya.

14. Puting susu berkesan kosong

Ketika Bunda memberikan ASI dalam kadar yang sangat cukup, puting susu akan terasa ringan dan tidak terasa sakit. Hal ini karena payudara dan puting susu berkesan kosong. Namun demikian, untuk memastikan ASI yang Bunda berikan terserap baik oleh sang buah hati, pastikan Bunda memosisikan bayi dengan posisi kepala yang benar.

15. Bayi akan terlihat waspada dan memiliki fokus tinggi

Ketika bayi sudah merasa kenyang dengan ASI yang diminumnya, bayi yang bersangkutan akan terlihat lebih waspada dan fokus dengan apa yang ada di sekelilingnya. Bunda bisa mencoba tingkat fokus sang buah hati setelah disusui dengan mengajak sang buah hati bercanda atau memanggilnya. Kecepatan respons yang diberikan secara tidak langsung menunjukkan bahwa bayi yang bersangkutan memiliki sistem metabolisme sangat baik. Saat ASI yang masuk ke dalam tubuh bayi lebih dari cukup, bayi Bunda juga tidak akan mudah jatuh sakit. Namun demikian, agar kualitas ASI yang diberikan benar-benar sehat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan Bunda selama masa menyusui, yaitu:

# Waktu istirahat ibu menyusui

Saat masih dalam masa menyusui perhatikan waktu istirahat Bunda dan hindarkan diri dari stres karena hal tersebut secara tidak langsung akan mempengaruhi kualitas dan kuantitas ASI yang dihasilkan. Saat masih dalam masa menyusui, atur waktu tidur dengan menyesuaikan jam biologis sang buah hati.

# Jenis makanan ibu menyusui

Ketika masih dalam masa menyusui, pastikan Bunda mengonsumsi makanan yang bergizi tinggi, kaya protein, vitamin, dan mineral. Akan lebih baik jika Bunda tidak mengonsumsi banyak makanan berlemak tinggi maupun makanan pedas dan berpengawet.